Jangan Masuk Kerja kalau Kamu sedang Flu, Ini Alasannya Jangan Masuk Kerja kalau Kamu sedang Flu, Ini Alasannya


Flu dan pilek merupakan dua penyakit yang paling mudah menjangkiti banyak orang. Menurut kumparan, setidaknya, setiap orang terkena flu sebanyak dua hingga kali dalam setahun.

Sekilas, flu memang terdengar sepele dan ‘tidak penting’. Namun bagi kamu yang pernah terjangkit flu berat, pasti paham betul bahwa penyakit ini bisa memengaruhi produktivitas secara signifikan.

Saat terkena flu, kepala pun akan terasa berat dan sulit berkonsentrasi. Kuping terasa pengang, hidung tersumbat dan membuat kamu sulit untuk bernapas.

Pada sebagian orang, flu membuat hidung terus-terusan mengeluarkan ingus. Kamu pun terpaksa ‘menyumbat’ hidung dengan menggunakan tisu. Jika sudah begini, badan terasa tak enak dan pegal-pegal.

Namun meski sudah terkena flu berat, banyak karyawan yang memaksakan dirinya untuk tetap bekerja. Hal ini dilatarbelakangi oleh beragam alasan.

Antara lain karena takut dimarahi oleh atasan, tak ingin pekerjaan menumpuk, hingga cemas dipotong gajinya. Tak sedikit juga karyawan yang ngotot masuk kantor karena ingin mengamankan cuti.

Namun, sebagian besar karyawan memutuskan untuk tetap bekerja karena ‘merasa baik-baik saja’ dan tak butuh waktu istirahat. Apakah kamu termasuk salah satu orang yang berpikir demikian?

Jika ya, sebaiknya tinjau ulang pemikiran tersebut. Flu sejatinya disebabkan oleh virus yang sangat mudah menular lewat udara.

Kamu tentunya tak ingin menularkan flu dan pilek ke seluruh kolega kantor lainnya, bukan? Terlebih jika kamu bersin secara terus-menerus di ruangan ber-AC tanpa menggunakan masker.

Virus flu bisa menyebar lewat udara (yang keluar dari AC) dan benda yang kamu sentuh. Jika kamu (yang terkena flu) menyentuh benda yang sama dengan orang lain, orang tersebut berpotensi besar untuk ikut terkena flu. Terlebih jika sistem imunnya sedang berada pada kondisi yang kurang baik.

Jika terkena flu, sebaiknya jangan paksakan diri untuk tetap bekerja. Karena flu dan pilek bisa menghambat produktivitas kamu. Selain itu, hal ini juga bisa memperlambat proses penyembuhan.

Hal terbaik yang bisa kamu lakukan adalah rehat sejenak untuk beristirahat. Kamu tentunya tak ingin menulari teman yang duduk di sekitar meja kerja kamu, bukan?

Sumber : kumparan.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *